Meriah ! Warga Dukuh Kalikendal Selenggarakan Adat Budaya Sedekah Bumi dan Kirab Budaya

Surabaya,Media Pojok Nasional.co.id – Warga Dukuh Kalikendal RW 02 kelurahan Pradah Kalikendal menyelenggarakan tradisi sedekah bumi di Bulan Suro, kegiatan ini menguri uri warisan budaya leluhur yang dipertahankan secara turun temurun sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rezeki, memohon keselamatan serta tolak bala. Juga mempererat tali silaturahmi masyarakat. Bertempat di balai RW 02 Minggu ( 28/6/2026)

Menjelang pelaksanaan sedekah bumi pada hari Sabtu pukul 9:00 WIb diawali dengan prosesi kenduri di pendopo dekat punden sumber air, mendoakan para leluhur dan menghormati para cikal bakal yang membuka wilayah desa. acara diikuti oleh lurah Pradah, Babinsa dan Babin kamtibmas, Satpol-PP, ketua RW, ketua RT, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Keesokan harinya sejak siang hari Kegiatan berlangsung meriah.Warga sangat antusias melaksanakan prosesi sedekah bumi. Beragam atraksi budaya, arak-arakan gunungan hasil bumi, hingga penampilan seni masyarakat memadati ruas jalan llingkungan RW 02. Warga dari berbagai usia tampak terlibat aktif. Anak-anak, remaja, hingga orang tua membaur menjadi satu dalam suasana guyub

Lurah Pradah Moch Ali Taufiq lebih akrab dipanggil Cak Ali hadir langsung membuka kirab budaya tersebut. Turut hadir Camat Dukuh pakis Anita Hapsari beserta staf perangkat kelurahan, Ketua LPMK, tokoh agama, tokoh masyarakat, sesepuh kampung, hingga ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan

Dalam sambutannya Cak Ali memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat RW 2 Dukuh Kalikendal yang dinilai berhasil menjaga tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan sosial di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Dukuh Kalikendal yang telah mengagas dan menyelenggarakan kirab budaya ini,” kata Cak Ali.

Menurutnya Sedekah bumi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan warisan budaya yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan masyarakat.

“Sedekah bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan nilai dan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala atas berkah kehidupan yang diberikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berkumpul, saling berinteraksi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa. Nilai-nilai budi pekerti luhur, gotong royong, kebersamaan,dan kepedulian sosial yang diwariskan para leluhur tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

“Mari kita jadikan momentum sedekah bumi ini sebagai perwujudan kampung Pancasila untuk mempererat tali silturahmi dan Semoga kegiatan ini membawa berkah dari Alloh SWT bagi warga Dukuh Kalikendal khususnya dan masyarakat Pradah Kalikendal pada umumnya,” pungkasnya.

Ketua panitia sedekah bumi Sumarji mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan sedekah bumi digelar dengan penuh semangat oleh masyarakat. Guna melestarikan budaya yang dulunya sudah dipupuk sama leluhur agar bisa lestari dan bisa diikuti sama pemuda pemudi yang akan datang.

“Kami ingin tradisi ini tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda. Semangat kebersamaan warga menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini,” jelasnya (Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *