Surabaya, Media Pojok Nasional – Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., menggelar kegiatan Reses Sidang ke-2 Masa Persidangan ke-3 Tahun 2026 di wilayah RW 1 Sumberrejo Njawu Lor, Surabaya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tampak antusias menghadiri acara untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka secara langsung.
Sejak awal kegiatan, warga memenuhi lokasi reses dan mengikuti jalannya acara dengan penuh perhatian. Antusiasme masyarakat menunjukkan tingginya harapan terhadap peran DPRD dalam memperjuangkan kebutuhan dan kepentingan warga di tingkat pemerintahan.

Dalam sambutannya, H. Syaifuddin Zuhri menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan langsung suara rakyat serta mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan kebijakan maupun program pembangunan di Kota Surabaya,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan dan masukan disampaikan, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan, penanganan saluran air, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan.
Warga RW 1 Sumberrejo Njawu Lor mengaku senang dapat bertemu dan berdialog langsung dengan Ketua DPRD Kota Surabaya. Mereka berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan reses berlangsung dengan tertib, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya.
“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memperjuangkannya demi terwujudnya Surabaya yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera,” tutup H. Syaifuddin Zuhri.
Red.
