Munaqosyah dan Uji Publik Tahfizh Al-Qur’an MTS Negeri 4 Surabaya Tahun Ajaran 2025/2026 Digelar Meriah dan Khidmat
SURABAYA, Media Pojok Nasional – Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya melalui Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 4 Kota Surabaya menggelar kegiatan Munaqosyah dan Uji Publik Tahfizh Al-Qur’an Tahun Ajaran 2025/2026. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat pada hari Selasa, 26 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung Mekar Semanggi, Jalan Kendung IX Nomor 26, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.
Kegiatan ini menjadi momen istimewa dan puncak perjuangan para siswa yang telah menempuh proses menghafal dan mempelajari Al-Qur’an selama masa pendidikan di madrasah. Hadir dalam acara tersebut para pemimpin pendidikan, tenaga pendidik, komite sekolah, orang tua siswa, serta seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menyaksikan dan mendukung pencapaian para penghafal Al-Qur’an.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan indah oleh dua siswi berprestasi, yaitu Rahesya dan Nafara. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pembuka yang menyejukkan hati dan menanamkan suasana religius sepanjang acara berlangsung.
Sesudah pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan serangkaian sambutan dari para tokoh dan pemimpin yang hadir. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah MTS Negeri 4 Kota Surabaya, Ibu Hj. Dyah Arga Rini, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini, serta mengapresiasi kerja keras seluruh guru, siswa, dan orang tua yang telah mendukung program tahfizh di madrasah. Beliau menegaskan bahwa pembentukan karakter dan keilmuan berbasis Al-Qur’an merupakan prioritas utama dalam pengembangan pendidikan di MTS Negeri 4 Surabaya.
Sambutan kedua disampaikan oleh Perwakilan Bidang Pendidikan Madrasah (PENDMA) Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Bapak H. Agus Yulianto, M.Pd. Beliau memaparkan bahwa program tahfizh merupakan salah satu program unggulan yang sangat didukung penuh oleh pihak Kementerian Agama, mengingat pentingnya melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki kedekatan dan pemahaman yang baik terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Puncak sambutan disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Bapak Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag., M.Sy. Dalam amanatnya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada MTS Negeri 4 Surabaya yang konsisten dan berkomitmen kuat dalam melestarikan serta mengembangkan budaya menghafal dan mempelajari Al-Qur’an. Beliau juga berharap para siswa yang telah berhasil menghafal Al-Qur’an dapat menjaga dan mengamalkan hafalannya, serta menjadi generasi yang membawa berkah bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Setelah rangkaian sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan istimewa dari para siswa peserta program Tahfidzul Qur’an. Mereka menampilkan kemampuan melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan fasih, lancar, dan penuh penghayatan, yang disambut dengan tepuk tangan dan rasa haru dari seluruh hadirin yang hadir. Penampilan ini menjadi bukti nyata kesungguhan dan ketekunan para siswa dalam menuntut ilmu dan menghafal kitab suci Allah SWT.
Bagian selanjutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu secara apik dan terarah oleh Ustadzah Siti Mufadilah dan Ustadzah Amalia Ayu Asnath. Sesi ini menjadi wadah interaktif yang melibatkan berbagai unsur terkait, antara lain Kepala Sekolah MTS Negeri 4 Surabaya, Ketua Komite Sekolah KH. H. Agus Thohir, S.Ag., S.H., para guru, serta orang tua atau wali murid. Dalam sesi ini dibahas berbagai hal terkait pengelolaan program tahfizh, metode pembelajaran, tantangan yang dihadapi, serta harapan dan dukungan yang dibutuhkan demi kemajuan pendidikan Al-Qur’an di madrasah. Diskusi berjalan dengan hangat, terbuka, dan saling melengkapi demi tujuan yang sama: memajukan kualitas pendidikan dan pembinaan akhlak siswa.
Penyerahan syahadah Tahfidzul bukti keberhasilan dan pencapaian mereka yang di berikan oleh kepala sekolah MTSN 4 Surabaya, dan didampingi oleh kemenag serta kepala komite. Dan kemudian acara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh ketua komite KH Agus Thohir S.Pd, S.H, M.Pd.tanda rasa syukur atas pencapaian selama ini.(Msh)



