Gresik, Media Pojok Nasional –
Pemerintah Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, memulai tahap kedua renovasi Pasar Bulurejo. Tasyakuran digelar pada Sabtu (7/2/2026) untuk menandai relokasi pedagang ke zona sementara dan penataan ulang fasilitas pasar.
Renovasi mencakup pembangunan kios permanen, perbaikan sistem drainase, serta penataan fasilitas publik untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan keteraturan bagi pedagang dan pengunjung.
Kepala Desa Imam Sofwan menekankan bahwa proyek ini lebih dari sekadar perbaikan fisik pasar.
“Renovasi ini bukan sekadar memperbaiki fisik pasar, tapi menata kembali seluruh aktivitas perdagangan agar lebih tertata, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun pengunjung. Kami berharap proses ini berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi perekonomian desa,” ujarnya.
Camat Benjeng, Nurul Fuad, menilai renovasi akan berdampak signifikan pada efisiensi perdagangan dan perputaran ekonomi warga.
“Fasilitas pasar yang lebih terorganisir membantu kelancaran jual beli dan berdampak nyata pada ekonomi masyarakat,” kata Nurul Fuad.
Para pedagang menyambut baik proyek ini, meski persoalan banjir tahunan masih menjadi kendala. Pihak desa menjanjikan perbaikan drainase sebagai solusi jangka panjang.
Fokus Renovasi dan Dampak Ekonomi: Relokasi pedagang di zona sementara untuk kelancaran perdagangan; kios modular dan lantai diperbaiki; drainase, area parkir, dan akses jalan ditata lebih aman, prediksi peningkatan transaksi hingga 30%, penyerapan tenaga kerja lokal meningkat, dan munculnya layanan tambahan seperti kuliner dan jasa mikro.
Renovasi tahap II ini sekaligus menandai langkah strategis kepala desa untuk menghadirkan pasar modern dan representatif, menggabungkan profesionalisme pembangunan dengan kolaborasi publik-swasta. (hambaAllah).
