KadisDik Jatim sahkan kerja sama Pemprov–TNI AL perkuat kurikulum bela negara di SMK Maritim Lamongan

Lamongan, Media Pojok Nasional –
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara resmi mengesahkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk memperkuat penerapan kurikulum bela negara di SMK Maritim Lamongan. Jumat (13/3/2026).

Kesepakatan ini menandai langkah strategis dalam transformasi pendidikan vokasi maritim di Jawa Timur. Program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi teknis di bidang kemaritiman, tetapi juga membangun karakter peserta didik yang disiplin, tangguh, berintegritas, serta memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

Dalam keterangan resmi Dinas Pendidikan Jawa Timur disebutkan bahwa kolaborasi ini bertujuan menghadirkan sistem pendidikan yang menyinergikan keahlian profesional dengan pembentukan mentalitas kepemimpinan dan tanggung jawab kebangsaan. Melalui integrasi kurikulum bela negara, siswa diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja sektor maritim, tetapi juga memiliki komitmen moral untuk menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

Bagi kalangan pengamat pendidikan, kemitraan antara institusi pendidikan daerah dan institusi pertahanan negara ini mencerminkan model kolaborasi strategis yang semakin relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan vokasi dinilai perlu bergerak melampaui sekadar transfer keterampilan teknis, menuju pembentukan karakter, disiplin, dan etos kepemimpinan generasi muda.

Penerapan kurikulum bela negara di sekolah maritim juga dipandang sebagai upaya menanamkan nilai-nilai fundamental seperti tanggung jawab, keberanian mengambil peran, solidaritas, serta cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi penting bagi lahirnya tenaga profesional maritim yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter kuat.

Dalam perspektif strategis, langkah ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang masa depannya sangat ditentukan oleh kekuatan sektor kemaritiman. Melalui sinergi pendidikan dan wawasan kebangsaan, diharapkan lahir generasi pelaut dan profesional maritim yang mampu menggabungkan keunggulan keahlian dengan integritas moral serta semangat nasionalisme yang kokoh.

Dengan demikian, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI Angkatan Laut tidak sekadar menjadi simbol kemitraan kelembagaan, melainkan sebuah desain pendidikan jangka panjang untuk menyiapkan generasi maritim Indonesia yang profesional, berkarakter, dan siap menjaga masa depan bangsa di ruang laut Nusantara.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *