Universitas Adi Buana Surabaya Kobarkan Semangat Kepahlawanan: Donor Darah Jadi Manifestasi Pengabdian Sejati Bangsa

Surabaya, Media Pojok Nasional –
Dalam balutan semangat Hari Pahlawan, Universitas Adi Buana (UAB) Surabaya menorehkan makna mendalam tentang arti perjuangan di masa kini. Bukan dengan bambu runcing, bukan pula dengan senjata, tetapi dengan setetes darah yang menyelamatkan kehidupan. Senin (10/11/2025) Melalui kegiatan Donor Darah yang digelar di lingkungan kampus, Unipa menghadirkan wajah baru kepahlawanan: sederhana namun sarat nilai kemanusiaan yang luhur.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PPLP PGRI Surabaya, Drs. H. Sutijono, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

“Zaman boleh berubah, tetapi nilai pengorbanan tidak pernah lekang. Donor darah adalah wujud kepahlawanan tanpa seragam, perjuangan tanpa medan perang,” tutur beliau, dengan suara yang menggema menyalakan semangat hadirin.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan tertinggi universitas: Rektor Dr. Untung Lasiyono, Wakil Rektor I Dr. Reza Rahmatullah, Wakil Rektor II Dr. Sugito, dan Wakil Rektor III Dr. Luqmanul Hakim. Keempatnya hadir bukan sekadar memberi sambutan, tetapi menjadi teladan nyata, turut berbaris bersama mahasiswa dan tenaga pendidik untuk mendonorkan darah mereka, sebuah simbol kesetaraan dan solidaritas dalam kemanusiaan.

Dalam pernyataannya, Rektor Dr. Untung Lasiyono menekankan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan panggilan jiwa untuk menyalakan kembali nilai pengabdian di tengah tantangan modernitas.

“Satu tetes darah hari ini bisa menjadi penyambung hidup bagi orang lain esok hari. Itulah kepahlawanan sesungguhnya, memberi tanpa pamrih, menolong tanpa menunggu nama dikenang,” ujarnya dengan ketegasan yang memantulkan kebijaksanaan.

Suasana kegiatan penuh dengan aura kehangatan dan kepedulian. Setiap relawan donor darah disambut dengan penghormatan, seolah mereka adalah bagian dari barisan pahlawan masa kini. Di setiap senyum, di setiap tangan yang tergenggam erat, mengalir semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Adi Buana Surabaya dalam membangun karakter mahasiswa yang berjiwa sosial, berempati, dan berorientasi pada kemaslahatan publik. Kampus bukan hanya ruang untuk menimba ilmu, tetapi juga tempat menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi peradaban.

Di akhir acara, gema tepuk tangan menggema, bukan karena megahnya acara, tetapi karena keheningan makna yang tertanam dalam hati setiap peserta. Hari Pahlawan di Universita Adi Buana ( UAB) bukan sekadar peringatan, melainkan perwujudan. Bahwa di tengah derasnya arus zaman, jiwa kepahlawanan tetap hidup, mengalir bersama setiap tetes darah yang didonorkan.

“Setetes Darah, Sejuta Kehidupan” dari UAB (Surabaya untuk Indonesia yang berjiwa Pahlawan.

Red.wj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *