Lamongan, Media Pojok Nasional –
Warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, dibuat resah oleh lalu-lalang truk Fuso bermuatan kayu balokan besar yang melintas di jalan umum tanpa pengamanan. Senin siang 6 oktober 2025, satu truk bernopol L 8308 UD yang dikemudikan Samin (68), warga Surabaya, terbalik di timur SMPN 1 Mantup, dan muatannya menimpa dua sepeda motor.
Korban, Yaman dan Suciati, mengalami patah tulang, sementara Zahrotus Syasiah luka di bahu kanan. Dua motor mereka rusak parah. Warga menyebut kecelakaan ini sudah terjadi tiga kali dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, truk kayu juga sempat jatuh di Gang Kopen dan gagal menanjak di depan Balai Desa Mantup hingga menutup jalan.
“Ini sudah berulang kali tapi tak ada tindakan. Apakah harus menunggu korban meninggal dulu?” kata DP, warga setempat, dengan nada kecewa. Ia menilai tali pengikat muatan sudah lapuk dan kendaraan tidak layak jalan.
Warga juga mempertanyakan kelengkapan dokumen serta standar keselamatan pengangkutan kayu milik PT Surya Pesona Kayu Nusantara, perusahaan pengolahan kayu yang beroperasi di Glugu, Mantup. Mereka mendesak Dishub dan kepolisian segera menertibkan truk berat agar tidak melintas di jam sibuk maupun jalan padat penduduk.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Surya Pesona Kayu Nusantara belum memberi keterangan resmi.
“Keselamatan warga jangan dikorbankan demi bisnis kayu,” tegas DP.
Red.
