Surabaya, Media Pojok Nasional – Suasana penuh kekhidmatan sekaligus kemeriahan tampak di halaman Masjid Hidayatullah RW 11 Pondok Benowo Indah (PBI), Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Jumat (5/9/2025) malam. Ratusan warga berkumpul memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan ragam kegiatan religius yang menyentuh hati, mulai dari lantunan ayat suci Al-Qur’an, sholawat bersama, santunan anak yatim piatu, hingga tradisi khas masyarakat setempat yakni Tarik Berkah.
Acara yang dimulai usai salat Isya dibuka dengan alunan sholawat indah dari grup Al Banjari ABATATSA asal Gresik. Suara sholawat yang menggema menambah semarak sekaligus mengingatkan jamaah pada cinta dan teladan Rasulullah SAW.

Momen yang paling ditunggu warga adalah tradisi Tarik Berkah. Panitia telah menyiapkan berbagai bingkisan berisi kebutuhan sehari-hari yang digantung di tenda halaman masjid. Setelah doa bersama, warga dengan penuh suka cita berebut bingkisan sebagai simbol keberkahan dan kebersamaan. Tradisi ini selalu dinantikan karena sarat makna persaudaraan sekaligus keceriaan bagi semua kalangan.
Selain itu, momen berbagi diwujudkan melalui santunan kepada 20 anak yatim piatu dari lingkungan sekitar. Senyum bahagia dan haru terpancar dari wajah para penerima santunan, menjadi bukti nyata kepedulian umat muslim terhadap sesama.
Ketua Takmir Masjid Hidayatullah, H. Rasidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga RW 11 PBI atas kerja sama, gotong royong, dan kekompakan yang ditunjukkan.
“Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi momentum memperkuat kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian sosial antarwarga,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut hangat oleh warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Selain mempererat ukhuwah islamiyah, peringatan Maulid Nabi di Masjid Hidayatullah juga menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan cinta Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Warga pun pulang dengan membawa kesan mendalam. Bukan hanya karena berkah dari bingkisan Tarik Berkah, tetapi juga karena nilai kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan kepada Nabi yang semakin tumbuh di hati masyarakat.
Red.
