Samudi di Antara Ribuan Kayuhan: Gowes Jelajah Bojonegoro dan Makna Kebersamaan

Bojonegoro, Media Pojok Nasional –
Pagi itu, ribuan sepeda bergerak serempak dari halaman Stadion Letjen Sudirman. Di antara 3.250 peserta yang menempuh rute sepanjang 26 kilometer, tampak Samudi, Kepala Desa Kepuhkidul, Kecamatan Kedungadem. Ia berada di tengah arus warga, menjadi bagian dari perayaan yang dimiliki semua orang.

Gowes Jelajah Bojonegoro, Minggu (21/12/2025), merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-348. Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga, bekerja sama dengan KONI Bojonegoro, dengan slogan “Medhayoh Bojonegoro” datang, menyapa, dan merasa memiliki.

Di sepanjang rute, kota menampakkan dirinya apa adanya: jalan yang menjadi saksi kehidupan sehari-hari, warga yang menyapa dari tepi, dan percakapan-percakapan kecil yang tak tercatat namun nyata maknanya. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, unsur Forkopimda, Kepala Dispora, serta panitia penyelenggara, hadir untuk berjalan bersama, bukan untuk menggurui.

Samudi, yang juga menjabat Ketua PapDesi Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan inti kegiatan dengan singkat,“Melalui gowes ini, kita tidak hanya berolahraga, tetapi juga merawat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Bojonegoro,” ujarnya.

Bupati Setyo Wahono memberikan apresiasi kepada Dispora dan seluruh panitia atas penyelenggaraan yang tertib dan inklusif. Kegiatan ini lebih dari sekadar agenda tahunan; ia adalah cara pemerintah hadir langsung dalam kehidupan warga, menunjukkan bahwa sebuah perayaan bisa hidup dan terasa.

Pada akhirnya, yang dirayakan bukan kecepatan atau jarak tempuh. Yang dirayakan adalah kebersamaan, ribuan orang bergerak dalam satu arah, membuktikan bahwa pembangunan sebuah daerah bukan hanya fisik, tetapi juga dibangun oleh rasa memiliki dan ikatan yang dirawat bersama. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *