Relaksasi PIP SMKN 1 Gemarang: 82 Siswa Masuk Jalur Khusus, Kepala Sekolah Tidak Menjawab Konfirmasi

Madiun, Media Pojok Nasional –
Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2024 di SMKN 1 Gemarang, Kabupaten Madiun, menjadi sorotan setelah data resmi menunjukkan adanya 82 siswa yang masuk dalam skema relaksasi. Jumlah tersebut dinilai menonjol karena relaksasi merupakan mekanisme pengecualian yang biasanya digunakan hanya untuk menyelesaikan hambatan teknis dalam penetapan awal penerima.

Berdasarkan data penyaluran PIP 2024, SMKN 1 Gemarang tercatat memiliki 437 siswa disalurkan, dengan rincian 166 siswa penerima pemberian, 189 siswa dari aktivasi nominasi, dan 82 siswa melalui relaksasi. Dari sisi alokasi anggaran, tercatat Rp664.200.000 dana disalurkan, terdiri atas Rp230.400.000 dana pemberian, Rp305.100.000 dana aktivasi nominasi, serta Rp128.700.000 dana relaksasi.

Skema relaksasi dalam PIP pada prinsipnya digunakan untuk mengatasi kendala seperti ketidaksinkronan data NISN, masalah administrasi kependudukan, atau pembaruan data yang terlambat masuk pada tahap penetapan awal. Karena sifatnya sebagai jalur perbaikan data, jumlah penerima relaksasi umumnya tidak besar.

Tingginya angka relaksasi di SMKN 1 Gemarang kemudian memunculkan pertanyaan dari sejumlah pemerhati pendidikan. Mereka menilai perlunya penjelasan mengenai faktor teknis atau administrasi apa yang menyebabkan banyak siswa harus diproses melalui jalur relaksasi. Transparansi dianggap penting untuk memastikan bahwa seluruh tahapan penyaluran PIP berjalan sesuai ketentuan.

Upaya konfirmasi kepada Kepala SMKN 1 Gemarang, Lecta Januar, dilakukan pada Senin (24/11/2025). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan terkait penyebab tingginya jumlah relaksasi maupun mekanisme verifikasi data PIP 2024 di sekolah tersebut.

Publik kini menantikan penjelasan resmi dari pihak sekolah agar proses penyaluran bantuan pendidikan ini dapat dipahami secara menyeluruh dan memastikan bahwa seluruh prosedur administrasi dilaksanakan sesuai aturan. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *