Optimisme Pemuda Tanah Merah Bangkalan Menguat Usai Dialog Bersama Amir Plt Camat

Bangklaan, Media Pojok Nasional — Optimisme baru mulai tumbuh di kalangan pemuda dan masyarakat Kecamatan Tanah Merah pasca dialog dan duduk bersama dengan Plt Camat Tanah Merah, Amir Lutfi S.SPT., M.Si. Pertemuan tersebut dinilai menjadi langkah awal yang positif dalam membangun komunikasi dua arah antara pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Salah satu pemuda Tanah Merah, Anam, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut memberi harapan baru terhadap arah kepemimpinan di tingkat kecamatan. Menurutnya, kepedulian Amir Lutfi terhadap kemajuan wilayah terlihat nyata, salah satunya melalui kesediaannya hadir dalam diskusi publik bertema proyek Inpres di wilayah Kecamatan Tanah Merah yang selama ini melahirkan berbagai keluhan warga.

“Selangkah lagi kami menyatakan optimis. Setelah duduk bersama, kami melihat sosok Pak Amir Lutfi memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan wilayah Tanah Merah,” ujar Anam.

Ia menambahkan, kehadiran Plt Camat dalam forum diskusi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan keluhan secara langsung, khususnya terkait pelaksanaan proyek Inpres yang dinilai kurang profesional dan berdampak pada aktivitas masyarakat.

Lebih lanjut, Anam mengungkapkan bahwa Amir Lutfi bahkan mengajak para pemuda dan elemen masyarakat untuk lebih sering melakukan diskusi informal atau “ngopi bareng” guna mengulas berbagai persoalan wilayah dari banyak aspek. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga dinamika sosial dan politik, semua diharapkan dapat dibahas secara terbuka demi mendorong kemajuan Kecamatan Tanah Merah.
“Ajakan seperti ini patut diapresiasi. Artinya, ada kemauan untuk membangun komunikasi yang sehat dan partisipatif,” kata Anam.

Meski demikian, Anam menegaskan bahwa apresiasi tersebut akan dibarengi dengan sikap kritis. Pihaknya mengaku akan terus mengawal dan menilai sejauh mana komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pokok dan fungsi camat secara konkret.

Sebagai pimpinan wilayah kecamatan, camat memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan bupati. Tupoksi camat meliputi koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan dan pengawasan desa serta kelurahan, peningkatan pelayanan publik, hingga pengendalian ketertiban umum dan pengawasan pelaksanaan program pembangunan, termasuk proyek Inpres.

Camat juga berfungsi sebagai simpul koordinasi lintas sektor agar kebijakan dan program pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Anam menilai, lemahnya posisi dan peran camat akan berdampak serius bagi masyarakat. Mulai dari buruknya koordinasi pembangunan, minimnya pengawasan proyek, lambannya pelayanan publik, hingga terabaikannya keluhan warga.

“Kalau camat lemah, masyarakat yang paling dirugikan. Aspirasi mandek, proyek tidak terawasi, dan kepercayaan publik bisa menurun,” tegasnya.

Oleh karena itu, pemuda Tanah Merah berharap kepemimpinan Amir Lutfi mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar janji. “Kami optimis, tapi tetap kritis. Kami ingin melihat kerja nyata dalam menjalankan tupoksi sebagai camat,” pungkas Anam.
(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *