Bangkalan, Media Pojok Nasional — Kehadiran langsung Bupati Bangkalan Lukman Hakim di tengah proses pembangunan saluran air di Kecamatan Arosbaya, Sabtu (29/11), bukan sekadar agenda seremonial peninjauan proyek. Kunjungan itu mencerminkan kepedulian pemimpin daerah terhadap persoalan mendasar yang sehari-hari dirasakan masyarakat: drainase yang tak berfungsi optimal dan ancaman genangan saat musim hujan tiba.
Revitalisasi saluran air yang kini tengah dikerjakan merupakan jawaban konkret atas keluhan warga selama bertahun-tahun. Persoalan banjir lingkungan tidak saja mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kebersihan, kesehatan, serta kenyamanan permukiman. Dalam konteks inilah, pembangunan drainase Arosbaya bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya menghadirkan kualitas hidup yang lebih layak bagi masyarakat.
Didampingi Camat Arosbaya Dedeng Suprapto, Kapolsek, Danramil, serta jajaran pemerintah desa—termasuk Kepala Desa Plakaran, Karang Pao, Mangkon, dan perangkat terkait—Bupati Lukman Hakim melakukan dialog terbuka dengan pekerja dan warga sekitar. Komunikasi langsung ini menunjukkan pola kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan laporan di atas meja, tetapi menyentuh realitas lapangan.
“Alhamdulillah pengerjaan sudah dimulai dan progresnya baik. Kami ingin memastikan kualitas pembangunan ini maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Arosbaya,” ujar Bupati Lukman Hakim.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada tahap penyelesaian fisik semata. Mutu pekerjaan, kebermanfaatan jangka panjang, serta keberlanjutan fungsi drainase merupakan ukuran utama keberhasilan proyek ini.
Apresiasi warga pun mengalir. Rosikin (54), salah satu warga sekitar, menyampaikan harapannya terhadap proyek yang telah lama dinanti.
“Kami sangat senang karena akhirnya saluran air ini dibangun kembali. Semoga hasilnya bagus dan lingkungan kami tidak lagi tergenang banjir saat hujan,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari kalangan komunitas digital. Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Arosbaya, Agus Mulyanto, menilai langkah pemerintah sebagai respons cepat terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami dari PKDI Arosbaya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lukman Hakim dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Perhatian beliau terhadap keluhan masyarakat sangat berarti. Kami mendukung penuh program-program pemerintah selanjutnya demi kemajuan Arosbaya dan Bangkalan,” tegas Agus.
Dalam sudut pandang opini, pembangunan drainase Arosbaya ini menyimpan pesan penting: pembangunan daerah idealnya dimulai dari persoalan yang paling dekat dengan kehidupan rakyat. Hal kecil seperti saluran air kerap dianggap sepele, namun dampaknya langsung dirasakan. Ketika pemerintah hadir dan menuntaskan persoalan dasar tersebut, kepercayaan publik pun tumbuh.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati kembali mengingatkan bahwa pembangunan yang baik bukan sekadar mengejar target cepat rampung, melainkan memastikan kualitas dan daya guna jangka panjang.
“Pembangunan bukan soal cepat selesai, tetapi soal manfaat jangka panjang. Kami berharap proyek ini berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan menjadi solusi nyata bagi masyarakat Arosbaya,” pungkasnya.
Ke depan, masyarakat berharap pembangunan di Arosbaya tidak berhenti pada satu titik ini. Revitalisasi drainase idealnya menjadi pintu masuk bagi pembenahan infrastruktur lain yang menunjang kesehatan lingkungan, tata ruang desa, dan mitigasi risiko bencana. Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, serta komunitas lokal, cita-cita mewujudkan Bangkalan yang tertata dan nyaman untuk semua bukanlah sekadar mimpi, melainkan tujuan yang perlahan bisa diwujudkan.
(Hanif)
