Kejar Maling Sapi di Burneh, Anggota Polres Bangkalan Terluka Bacok, Satu Pelaku Tewas

Bangkalan, Media Pojok Nasional – Upaya pengungkapan kasus pencurian sapi di wilayah Kecamatan Burneh berujung peristiwa berdarah. Seorang anggota Polres Bangkalan mengalami luka bacok saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pencurian ternak di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro S.H., S.I.K., M.I.K. menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat tim kepolisian melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap para terduga pelaku.

“Jumat malam sekitar jam 10 sampai dengan tadi pagi Sabtu dini hari, tim kami sekitar sembilan orang turun ke daerah Burneh, tepatnya di wilayah Kapor. Kami membuntuti beberapa terduga pelaku, ada tiga orang yang dibuntuti menggunakan kendaraan Cary,” ungkap AKBP Hendro saat menjenguk anggotanya di rumah sakit.

Menurutnya, salah satu terduga pelaku yang dibuntuti merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang pernah diamankan Polres Bangkalan pada tahun 2020.

“Salah satunya memang residivis dan telah tercatat sebagai residivis di Polres Bangkalan terkait pencurian dengan kekerasan,” lanjutnya.

Dalam upaya penangkapan pada Sabtu dini hari, situasi berubah menjadi ricuh lantaran pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam.

“Saat tadi dini hari, terjadi perlawanan dari pihak pelaku yang mengakibatkan anggota kami terluka. Bisa dilihat luka di bagian perut kanan dan pinggang belakang kiri,” jelas Kapolres.

AKBP Hendro mengungkapkan, pelaku membawa dua senjata tajam. Satu senjata berhasil diamankan, namun sempat terjadi duel antara petugas dan pelaku.

“Dalam perlawanan tersebut, pelaku membawa dua sajam. Satu berhasil diamankan. Sempat terjadi duel sehingga pelaku juga mengalami luka di bagian kanannya,” ujarnya.

Meski telah diberikan tembakan peringatan, pelaku tetap tidak mengindahkan dan terus mengancam keselamatan petugas.

“Pelaku tetap tidak menyerah hingga memaksa anggota kami mengambil tindakan terukur. Sebelumnya sudah ada tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Masih mengacungkan senjata tajam ke anggota kami,” tegasnya.

Akhirnya, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

“Anggota kami terpaksa melumpuhkan di bagian kaki, namun itu pun tidak membuat pelaku menyerah hingga akhirnya pelaku lemas,” tambah Kapolres.

Pelaku kemudian diamankan dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

“Pelaku inisial A kami bawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong dan meninggal dunia,” kata AKBP Hendro.

Selain pelaku A, polisi juga mengamankan satu orang rekan pelaku berinisial Z. Sementara satu terduga lainnya berinisial S berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran.

“Selain pelaku inisial A, kami juga mengamankan rekannya inisial Z. Sebenarnya ada tiga, satu lagi inisial S masih melarikan diri dan masih dalam tahap pengejaran,” pungkasnya.

Saat ini, anggota Polres Bangkalan yang terluka masih menjalani perawatan medis, sementara pihak kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan dan pengejaran terhadap pelaku yang kabur terus dilakukan.
(Anam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *