Mojokerto, Media Pojok Nasional –
radisi literasi spiritual di SMAN 1 Gondang terus berlanjut. Rabu (25/2/2026), kegiatan tadarus Al-Qur’an memasuki hari ketiga (Day #03), diikuti para guru dan tenaga kependidikan dalam suasana khidmat di musala sekolah. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi kolektif sekaligus penguatan nilai bagi para pendidik.
Di tengah lantunan ayat suci yang dibaca bergiliran, tampak hadir dan membersamai kegiatan tersebut Kepala Sekolah, Johan Bahrudin. Kehadirannya tidak sekadar simbolik, melainkan representasi kepemimpinan yang memberi teladan langsung. Ia menegaskan bahwa pembangunan karakter tidak dapat dilepaskan dari keteladanan pimpinan satuan pendidikan.
Menurutnya, kualitas sekolah tidak hanya diukur dari capaian akademik dan prestasi kompetitif, tetapi juga dari kokohnya fondasi moral dan spiritual para pendidiknya. “Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia. Guru harus menjadi figur integritas. Tadarus ini bukan hanya ibadah personal, tetapi investasi karakter bagi ekosistem sekolah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa budaya religius yang dibangun secara konsisten akan membentuk iklim pembelajaran yang lebih beradab, empatik, dan berorientasi nilai. Dalam perspektif kepemimpinan pendidikan, praktik seperti ini memperlihatkan sinergi antara manajemen sekolah dan pembinaan spiritual sebagai satu kesatuan visi.
Kegiatan tadarus yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan itu diharapkan menjadi tradisi berkelanjutan. Dengan komitmen kolektif para guru serta dukungan kepemimpinan Johan Bahrudin, SMAN 1 Gondang optimistis dapat menghadirkan lingkungan pendidikan yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam nilai moral dan spiritual. (hambaAllah).
