Semaraknya Kirab Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Ponpes Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro Padati Jalan Desa

BOJONEGORO, Media Pojok Nasional — Suasana sangat meriah dan penuh semangat menyelimuti Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada hari Selasa, 20 Oktober 2026. Ribuan santri dari Pondok Pesantren Attanwir Talun menggelar kirab santri besar-besaran dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober.

Kegiatan kirab secara resmi dilepas dan diberangkatkan langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Attanwir, KH. Ahmad Fuad Sahal, didampingi oleh KH. Nafik Sahal selaku Mudirul Madrasah. Upacara pelepasan berlangsung di halaman depan kompleks pondok pesantren dengan dihadiri oleh para dewan guru, ustaz dan ustazah, serta masyarakat sekitar yang tampak antusias menyambut kegiatan tersebut.

Ribuan santri tampak berbaris rapi memadati jalanan desa. Kirab menyusuri rute dari lingkungan Ponpes Attanwir Talun, berjalan menyusuri jalan-jalan utama desa hingga masuk ke sejumlah jalan desa tetangga di sekitar wilayah Sumberrejo. Para santri berjalan dengan penuh semangat, sebagian membawa bendera Merah Putih, spanduk bertuliskan semangat santri, dan lantangan takbir serta syair-syair kebangkitan umat yang terdengar bergema di sepanjang jalan yang dilewati.

Warga masyarakat Desa Talun dan desa-desa sekitar tampak keluar rumah, berdiri di pinggir jalan menyaksikan dan menyambut barisan santri. Suasana terlihat sangat hangat dan akrab, mempererat tali silaturahmi antara pondok pesantren dengan masyarakat sekitar.

Kegiatan kirab ini diikuti secara antusias oleh seluruh santri yang menempuh pendidikan di lingkungan pendidikan Attanwir, mulai dari tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah. Kepala Madrasah Aliyah (MA) Attanwir, Ustadz Zamhari, menjelaskan makna dan tujuan diadakannya kirab ini:

“Kirab ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Kirab ini adalah wujud semangat para santri dalam menyambut Hari Santri Nasional sekaligus mengenang jasa-jasa para pendiri pondok dan perjuangan para ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semoga semangat keilmuan dan pengabdian para santri senantiasa terjaga,” ujar Ustadz Zamhari.

Ponpes Attanwir Talun merupakan salah satu pesantren tertua di Bojonegoro, yang dirintis sejak tahun 1933 oleh KH. Muhammad Sholeh, ulama yang dikenal sederhana dan berpengaruh luas . Kegiatan kirab tahun ini menjadi bukti bahwa semangat santri untuk terus berbakti kepada agama, bangsa, dan negara tetap membara.

Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober merupakan momen bersejarah bagi seluruh kaum santri di Indonesia, menetapkan peran strategis pesantren dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Kirab yang berjalan lancar, tertib, dan penuh kehangatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan antar-santri serta kedekatan pesantren dengan masyarakat luas.
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *