DLH Gresik Catat Capaian Strategis Lingkungan Hidup Sepanjang 2025

Gresik, Media Pojok Nasional –
Kabupaten Gresik mencatat sejumlah capaian di bidang lingkungan hidup sepanjang 2025. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), berbagai penghargaan diraih lintas sektor, mulai dari pendidikan, komunitas masyarakat, pesantren, hingga pemerintahan desa. Capaian tersebut mencerminkan penerapan kebijakan lingkungan yang berbasis perencanaan, kolaborasi, dan pendekatan ilmiah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif yang dijalankan secara konsisten. Menurutnya, penghargaan menjadi indikator atas sistem tata kelola lingkungan yang terukur dan berkelanjutan. “Pengelolaan lingkungan membutuhkan konsistensi kebijakan dan keterlibatan berbagai pihak dalam satu arah pembangunan,” ujarnya.

Pada tingkat kepemimpinan daerah, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.M. menerima Penghargaan Pembina Program Kampung Iklim (ProKlim) atas peran pemerintah daerah dalam mendorong mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis komunitas. ProKlim merupakan program nasional yang menilai kapasitas daerah melalui implementasi nyata di lapangan.

Sektor pendidikan turut mencatat hasil signifikan dengan raihan 4 Adiwiyata Mandiri, 5 Adiwiyata Nasional, dan 14 Adiwiyata Provinsi Jawa Timur, menandai integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam sistem pembelajaran formal. Melalui ProKlim, Gresik juga menetapkan 1 lokasi ProKlim Lestari dan 10 lokasi ProKlim Utama, menunjukkan keberlanjutan praktik pengelolaan lingkungan di tingkat tapak.

Selain itu, Pondok Pesantren Refah Islami menerima penghargaan Eco-Pesantren, sementara Pokmaswas Tirta Wening dianugerahi Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup Kategori Penyelamat Lingkungan atas peran aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem. Program Desa Bersih dan Lestari (Berseri) melengkapi capaian tersebut dengan penetapan Desa Ketanen (Mandiri), Desa Manyarejo (Madya), serta Desa Petiken dan Desa Betiting (Pratama) sebagai desa berprestasi lingkungan.

Sri Subaidah menegaskan bahwa capaian ini akan menjadi dasar penguatan kebijakan ke depan, dengan fokus pada konsolidasi data lingkungan, inovasi lokal, dan kolaborasi lintas sektor guna menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *