Energy Hub SMKN Kare: Dari Tetes Air Wudhu Menjadi Energi Masa Depan Berkelanjutan

Madiun, Media Pojok Nasional –
Di SMK Negeri Kare, Madiun, lahir sebuah inovasi yang kini menarik perhatian dunia vokasi: Energy Hub, integrasi micro hydro–surya yang seluruh komponennya dirakit dari barang-barang bekas. Inovasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Septa Krisdayanto, M.Pd., yang bersama para siswanya melihat potensi besar dari sesuatu yang selama ini diabaikan—air wudhu yang setiap hari terbuang begitu saja.

Septa menjelaskan bahwa setiap tetes air wudhu adalah awal dari kesucian, namun jutaan liter air wudhu di seluruh Indonesia dibiarkan mengalir tanpa pemanfaatan, bahkan pada titik tertentu dapat mencemari lingkungan. Dari keprihatinan ekologis dan spiritual inilah lahir Energy Hub, sebuah upaya mengubah limbah air menjadi energi bersih yang bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat.

Energy Hub memanfaatkan aliran air wudhu untuk memutar generator micro hydro, kemudian memperkuatnya melalui panel surya rakitan yang menggunakan logam bekas, keran rusak, sendok baja, pipa bongkaran, kabel afkir, hingga besi rongsokan. Semua bahan yang awalnya dianggap tidak bernilai direkayasa ulang menjadi sistem energi terbarukan yang stabil, fungsional, dan efisien.

Melalui rangkaian sederhana namun jenius ini, Energy Hub mampu mengaktifkan pompa air, mengisi ulang perangkat digital, menyediakan listrik pendukung kegiatan belajar, dan berfungsi sebagai laboratorium energi hijau yang hidup di lingkungan pendidikan. Inovasi ini sekaligus memperkenalkan model pembelajaran yang menggabungkan teknik, kreativitas, keberlanjutan, dan kesadaran moral.

Septa menegaskan bahwa bagi mereka, Energy Hub adalah bentuk ibadah, cara sederhana namun bermakna untuk memuliakan air dan menjaga bumi. Dengan pendekatan berbasis nilai dan kecerdasan rekayasa berbiaya rendah, SMKN Kare menghadirkan terobosan yang membuktikan bahwa inovasi kelas dunia dapat lahir dari sekolah kecil di lereng pegunungan, dari barang-barang daur ulang, dan dari tekad untuk menjadikan masa depan lebih berkelanjutan. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *