Lamongan, Media Pojok Nasional –
SMAN 1 Lamongan menjadi ruang penguatan sistem melalui Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa dan Desk Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026. Kamis (19/2/2026) Agenda ini menempatkan pengadaan sebagai instrumen strategis dalam manajemen pendidikan yang menuntut presisi perencanaan, disiplin regulasi, dan akuntabilitas kinerja.
Dalam kerangka governance cycle, pengadaan dipahami sebagai proses terintegrasi: identifikasi kebutuhan berbasis data, penyusunan RUP yang sinkron dengan kalender akademik, mitigasi risiko, hingga evaluasi berbasis capaian output dan outcome. Optimalisasi RUP sejak awal tahun menjadi langkah preventif untuk menekan deviasi, menghindari belanja reaktif di akhir periode, serta memastikan asas value for money berjalan substantif.
Peran Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si., terlihat signifikan dalam mengonsolidasikan pemahaman teknis dan disiplin sistemik di tingkat satuan pendidikan. Kepemimpinan yang menekankan integrasi perencanaan, pengendalian internal, dan kepatuhan regulatif menjadi faktor determinan dalam menjaga integritas arus belanja publik di wilayah kerjanya.
Penguatan ini selaras dengan arah transformasi pendidikan yang digelorakan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang menempatkan tata kelola bersih dan kualitas layanan sebagai fondasi kepercayaan masyarakat. Dari SMAN 1 Lamongan, pesan sistemiknya tegas: mutu pendidikan bertumpu pada kepemimpinan yang mampu mengawal anggaran secara presisi dan berintegritas. (hambaAllah).
