Selamat! Pendakwah Muda Ummi Lailatur Rahmah Hadi (Neng Ummi Laila) Resmi Menikah dengan Anas Hidayatullah (Gus Anas)

Surabaya, Media Pojok Nasional – Pendakwah muda asal Surabaya, Ummi Lailatur Rahmah Hadi yang akrab disapa Neng Ummi Laila, resmi melepas masa lajangnya setelah menggelar akad nikah dengan Anas Hidayatullah (Gus Anas) pada hari Sabtu, 17 Januari 2026. Acara sakral tersebut berlangsung di rumah Neng Ummi Laila yang berlokasi di Jalan Pakal Barat I C, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal, Surabaya, dan dihadiri oleh banyak tokoh agama, pejabat pemerintah, serta keluarga dan kerabat dari kedua mempelai.Minggu18 Januari 2026.

Neng Ummi Laila lahir di Surabaya pada 8 Agustus 2000, merupakan putri sulung dari almarhum Edy Rahmatullah (Kiai Granat) dan Sulastri. Keluarganya aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), dengan ayahnya semasa hidup dikenal sebagai ulama yang disegani dan pernah menjadi pengurus NU Surabaya.

Ia menempuh pendidikan berbasis pesantren mulai dari tingkat Raudhatul Athfal hingga Sekolah Dasar, kemudian melanjutkan ke SMP Mambaul Hisan Sidayu dan SMA Mambaus Sholihin Suci Manyar Gresik. Selama SMA, ia juga memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Simo Surabaya, di mana bakat dakwahnya mulai terasah. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Neng Ummi Laila dikenal dengan gaya penyampaian dakwah yang lembut, mudah dipahami, dan sering menggunakan bahasa Jawa yang membuat ceramahnya menarik dan lucu. Ia juga kerap menyanyikan shalawat Nabi dengan suara merdu, dan kontennya banyak beredar di media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Gus Anas lahir di Gresik pada tahun 2000, merupakan sosok muda yang aktif di dunia dakwah, seni religi, dan akademik. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Simo Surabaya dan saat ini sedang menempuh pendidikan tinggi di UIN Sunan Ampel Surabaya program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Selain itu, ia juga dikenal sebagai vokalis banjari dan pernah menjadi penulis muda dalam artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal kajian tafsir Al-Qur’an.

Acara akad nikah digelar dengan khidmat dan penuh nuansa religius. Dalam acara tersebut, KH Anwar Zahid dari Bojonegoro yang dikenal sebagai penceramah kondang dengan gaya bahasa yang kocak, memberikan tausiyah tentang nikah dan rumah tangga sakinah mawadah warahmah secara mendetail. KH Nafi Mubarok SH, M.Hi, wakil wali dari Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Simo Kalangan Sukomanunggal Surabaya, juga hadir dalam acara tersebut.

Ustadz Abu Hasan Al Asyhari sebagai walinya (adiknya) mewakili keluarga Neng Ummi Laila, sedangkan Ustadz H Moenawar Kholil selaku kepala KUA Pakal Surabaya bertindak sebagai penutup doa. Selain itu, acara juga dihadiri oleh banyak kyai, ustadz, ustadzah, tokoh agama, pejabat pemerintah, saudara, teman-teman, dan masyarakat luas yang memberikan doa restu bagi kedua mempelai.

Pernikahan Neng Ummi Laila dan Gus Anas menjadi perhatian publik, mengingat keduanya dikenal aktif dalam dunia dakwah dan memiliki basis jemaah yang cukup luas, terutama di wilayah Jawa Timur. Semoga pernikahan mereka membawa keberkahan dan dapat menjadi contoh bagi pasangan muda dalam menjalankan rumah tangga yang Islami dan penuh kasih sayang.

Red. Msh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *