Lamongan, Media Pojok Nasional –
SMK Negeri 1 Lamongan mengirimkan lima siswa untuk mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jawa Timur 2026 di Surabaya pada tanggal 6–10 April. Sekolah menempatkan ajang ini sebagai bagian dari pengukuran capaian pembelajaran berbasis kompetensi.
Kepala Sekolah, H. Syufa’at, menyampaikan bahwa peserta yang diberangkatkan telah melalui tahap seleksi internal dan pembinaan secara intensif. “Mereka disiapkan dengan standar kerja industri, bukan hanya untuk kebutuhan lomba,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.
Kelima siswa tersebut adalah Zunaida Laurienza Adini (Hotel Reception), Aura Pranethea (Restaurant Service), Salma Zuhudyana Cedar (Bilingual Secretary), Dewi Khalimatus Sholikha (Digital Marketing), dan Ahmad Bagus Nasyrah (Refrigeration and Air Conditioning).
Menurut Sufa’at, pelatihan difokuskan pada penguatan aspek teknis, kecepatan kerja, serta konsistensi hasil. Sekolah juga melibatkan guru produktif dan praktisi industri dalam proses pembinaan. “Pendekatannya menggunakan simulasi kerja nyata, sehingga siswa terbiasa menghadapi tekanan waktu dan standar layanan,” katanya.
LKS Jawa Timur merupakan ajang tahunan untuk menguji kompetensi siswa sekolah kejuruan di berbagai bidang keahlian. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini sering dijadikan sebagai tolok ukur kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja.
SMKN 1 Lamongan menargetkan hasil yang optimal, meskipun tidak menyebutkan angka capaian secara spesifik. “Yang utama adalah menunjukkan kompetensi sesuai bidangnya dan menjaga integritas selama mengikuti lomba,” ujar Syufa’at.
Partisipasi ini sekaligus memperkuat orientasi pendidikan vokasi yang menekankan keterkaitan dengan kebutuhan industri. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah tersebut meningkatkan porsi praktik dan kerja sama dengan dunia usaha untuk mendukung kesiapan para lulusannya. (hambaAllah).
