Surabaya, Media Pojok Nasional – Universitas Wijaya Putra (UWP) tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam merancang masa depan kota. Bukti nyata komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif UWP sebagai narasumber ahli dalam Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik yang digelar Pemerintah Kecamatan Asemrowo.
Kegiatan yang berlangsung hari Rabu 18 Februari 2026 di kantor Kecamatan Asemrowo Surabaya tersebut merupakan rangkaian Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik yang bertujuan untuk melakukan penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Kecamatan Asemrowo untuk tahun anggaran 2027. Kehadiran akademisi UWP sebagai narasumber menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan perencanaan pembangunan yang lebih matang, partisipatif, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sri Juni Woro Astuti, M.Com., yang menjabat sebagai Wakil Rektor I sekaligus dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UWP, menyampaikan pandangan akademisnya terkait arah kebijakan pembangunan di wilayah Kecamatan Asemrowo. Beliau menekankan pentingnya integrasi antara rencana pembangunan fisik dengan pengembangan sumber daya manusia, serta bagaimana potensi lokal di kecamatan Asemrowo dapat dioptimalkan melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.
“Forum ini bukan sekadar formalitas perencanaan. Ini adalah ruang penyelarasan antara visi Kota Surabaya, kondisi riil wilayah Asemrowo, serta aspirasi masyarakat. Sebagai akademisi, kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengabdi pada masyarakat dan memberikan masukan berbasis riset dan keilmuan agar rencana kerja yang disusun tidak hanya aspiratif, tetapi juga aplikatif dan mampu menjawab tantangan masa depan di Kecamatan Asemrowo,” ujar Dr. Sri Juni Woro Astuti.
Forum konsultasi publik dalam rangka penyempurnaan Renja tahun 2027 ini merupakan ruang penting untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan kecamatan tidak berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan nyata warga, yang disinergikan dengan visi misi Kota Surabaya. Forum ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah Kota Surabaya, Perwakilan Pemerintah Provinsi, Kelurahan, RT RW, dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh masyarakat, Karang Taruna dan aktivis perempuan. Dengan menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan universitas sekaligus akademisi FISIP, diharapkan proses penyempurnaan dokumen Rencana Kerja tahun 2027 dapat berlangsung lebih komprehensif dan memperkaya wawasan para peserta tentang tata kelola pemerintahan dan pembangunan sosial yang partisipatif.
Camat Asemrowo, Mohammad ZulChaidir, S.ST.,MM. dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi UWP. “Masukan dari akademisi, apalagi dari Ibu Wakil Rektor, sangat berharga bagi kami. Perspektif ilmiah dari UWP membantu kami melihat potensi dan permasalahan di wilayah ini dari sudut pandang yang lebih luas dan terstruktur. Ini adalah bentuk kolaborasi yang ideal antara pemerintah dan perguruan tinggi,” ungkapnya.
Partisipasi aktif UWP dalam forum ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan di Kota Surabaya, khususnya di wilayah Kecamatan Asemrowo. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Diharapkan, hasil dari forum ini dapat menghasilkan Rencana Kerja Kecamatan Asemrowo tahun 2027 yang lebih berkualitas, responsif, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Red.
