Pelayanan Membumi, Dampak Meluas: “Pinter Ngaji” Desa Banyuarang Pangkas Birokrasi Perizinan

Jombang, Media Pojok Nasional –
Pemerintah Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk “Pinter Ngaji” (Perizinan Terpadu Langsung Jadi). Program ini dirancang untuk memangkas proses birokrasi perizinan yang selama ini dinilai berbelit, sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Achmad Anshori Wijaya, pelayanan perizinan berisiko rendah diproses lebih cepat dan sederhana. Warga cukup membawa persyaratan dasar, dan dokumen dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat di lokasi kegiatan. Konsep jemput bola membuat layanan hadir langsung di tengah masyarakat, tanpa harus bergantung pada prosedur panjang di kantor pemerintahan.

Selain mempermudah administrasi, kegiatan ini juga mengedukasi warga tentang pentingnya legalitas usaha, termasuk kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM. Dengan legalitas yang jelas, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar mengakses permodalan, pelatihan, hingga pasar yang lebih luas.

Langkah ini menunjukkan bahwa reformasi pelayanan publik tidak selalu harus dimulai dari level atas. Dari desa, praktik sederhana namun efektif bisa lahir dan menjadi contoh. “Pinter Ngaji” bukan sekadar percepatan perizinan, melainkan upaya membangun kepercayaan antara pemerintah desa dan warganya melalui pelayanan yang nyata, dekat, dan solutif. (hambaAllah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *