Surabaya, Media Pojok Nasional – Suasana khidmat dan penuh syukur menyelimuti Dome Universitas Wijaya Putra (UWP) Kampus Benowo, pada hari Jumat 27 Februari 2026. Momentum istimewa ini tidak disia-siakan oleh keluarga besar UWP dan Sekolah Wijaya Putra untuk memanjatkan doa dan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga pendidikan Wijaya Putra.
Mengusung tema “Impactful Wijaya Putra”, peringatan Dies Natalis ke-45 ini dikemas dalam sebuah acara Istighotsah dan Doa Bersama yang berlangsung khidmat. Acara ini menjadi wujud syukur atas dedikasi dan kontribusi Wijaya Putra terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran struktural UWP, tenaga pengajar, dan tenaga kependidikan dari SMP, SMA, dan SMK Wijaya Putra, serta perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UWP. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan refleksi bersama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat membuka rangkaian acara, mengantarkan hadirin pada sesi utama, yakni Istighotsah yang dipimpin dengan khusyuk oleh Ust. Ja’far Shodiq, S.Kom., M.M.
Suasana semakin syahdu ketika memasuki penghujung acara, ditandai dengan doa penutup yang dipanjatkan oleh Ust. Sutrisno, S.S. Doa bersama ini tidak hanya ditujukan untuk keberkahan usia pendiri yayasan, tetapi juga untuk kemajuan dan keberlangsungan institusi pendidikan Wijaya Putra di masa depan.
Puncak acara kemudian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Tumpeng tersebut dipotong oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Esa Wahyu Endarti, S.H., M.Si. Momen ini menjadi simbol harapan akan manisnya perjalanan UWP ke depan dan eratnya kebersamaan seluruh keluarga besar Wijaya Putra. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang semakin merekatkan kehangatan kebersamaan seluruh civitas akademika yang hadir.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Rektor UWP, Dr. Budi Endarto, M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk sejenak berkontemplasi atas capaian selama satu tahun terakhir. Di tengah tantangan era disrupsi yang melanda dunia pendidikan tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, Budi Endarto menegaskan bahwa UWP tetap mampu menunjukkan eksistensinya dan bahkan bertahan dengan kokoh.
“Kita harus membangun rasa confident. Sejumlah penilaian dari masyarakat menunjukkan bahwa UWP telah bertransformasi ke arah yang lebih baik. Penghargaan dan testimoni positif dari para pemangku kepentingan adalah bukti bahwa arah yang kita tempuh sudah benar,” tegasnya.
Salah satu bukti transformasi yang paling signifikan, menurut Budi Endarto, adalah implementasi visi UWP sebagai Sociopreneur University dengan semangat “Growth With Society”. Visi yang telah dicetuskan beberapa tahun lalu ini, kini dinilai telah menunjukkan hasil nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Inilah yang kemudian selaras dengan tema Dies Natalis kali ini, “Impactful Wijaya Putra”, yang berarti UWP ingin terus memberikan dampak yang berarti bagi kemajuan bersama.
“Ini bukan sekadar slogan. Semangat Growth With Society adalah komitmen kami untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Keberhasilan sebuah universitas tidak hanya diukur dari akreditasi atau jumlah mahasiswa, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Untuk semakin memperkuat dampak tersebut, Rektor UWP membeberkan rencana strategis ke depan, yaitu pengembangan pusat-pusat studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Saat ini kita sudah memiliki Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial yang aktif mengkaji dan memperjuangkan kesetaraan. Ke depannya, kami berencana untuk menambah dua pusat studi baru, yaitu Pusat Studi UMKM dan Pusat Studi Agroteknologi.
Pusat Studi UMKM nantinya akan menjadi wadah bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, mulai dari pendampingan manajemen, pemasaran digital, hingga akses permodalan. Sementara Pusat Studi Agroteknologi akan fokus pada inovasi pertanian modern dan ketahanan pangan di wilayah pesisir dan perkotaan. Kami yakin, dengan kehadiran pusat-pusat studi ini, UWP dapat memberikan kontribusi keilmuan yang lebih terarah dan aplikatif, serta manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat,” pungkas Budi Endarto dengan optimisme tinggi.
Dies Natalis Wijaya Putra ke-45 ini pun ditutup dengan doa dan harapan besar, agar semangat kebersamaan dan inovasi terus mengalir, menjadikan Wijaya Putra sebagai institusi pendidikan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pilar kebanggaan dan kekuatan bagi masyarakat Indonesia.
Red.
